Februari 20, 2013

Dasar Pemrograman Bahasa C

okke brow, kali ini Abang ANNAS BlackHat akan sharing tentang pemrograman bahasa c. Ini adalah pembelajaran dari yang paling dasar. Shiip, langsung kita mulai saja Ya...
Oh ya, dalam pembuatan program ini saya menggunakan software CFree, bagi anda yang belum memiliki aplikasi cFree, silahkan DOWNLOAD di SINI. Alasan saya menggunakan aplikasi ini karena penggunaannya yang cukup memudahkan kita dalam pembuatan program, kalo anda menggunakan BORLAND, saya kira itu agak sulit, dan interface nya pun kurang bagus. Oke deh kita mulai yaak, dari tadi nggak mulai-mulai nih... He.he,,,
Coba perhatikan kode program di bawah ini :



#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
   printf(“Ini Program Saya Yang Pertama\n”);
   printf(“Saya Belajar Bahasa C Di STMIK AUB Surakarta”);
   getch();
   return 0;
}

nah.. Hasilnya ntar akan seperti ini :













KETERANGAN :



*       #include
Pada baris 6 ditemukan perintah #include “stdio.h” dan pada baris 7 terdapat perintah #include <conio.h>. Kedua perintah tersebut digunakan untuk memanggil file header (include file) yang didalamnya terdapat perintah, fungsi atau prototype yang bisa digunakan dalam program yan dibuat. Jika perintah #include ini tidak ditulis, maka komputer tidak mengerti perintah-perintah yang ditulis.
*       Header file
Nama file yang digunakan dalam #include seperti conio.h dan stdio.h, disebut sebagai header file karena ditempatkan di paling atas program. Extention H berarti header. Dalam file header ini, terdapat fungsi atau prototipe yang bisa digunakan dalam program. Sebuah file header memiliki lebih dari 1 fungsi atau variabel global.
File header stdio.h digunakan untuk penanganan input / output standar seperti penulisan ke layar, ke file atau pembacaan data dari keyboard atau file.
File header stdio.h digunakan untuk penanganan ke layar seperti pengaturan warna, waktu jeda (delay), suara internal.
Masih banyak file header standar selain stdio.h dan conio.h.
*       Fungsi main()
Pada baris 8 terdapat pendeklarasian fungsi main(). Fungsi ini adalah suatu fungsi khusus yang akan dieksekusi pertama. Setiap program harus mempunyai fungsi main(). Fungsi main() diawali dengan tanda { yang menyatakan awal dari program dan diakhiri dengan tanda } yang menyatakan akhir dari program.
*       printf()
printf() adalah suatu fungsi yang berguna untuk menulis pesan ke layar. Pesan yang akan ditulis dalam diapit oleh tanda kutip. Pesan yang tertulis dapat diatur dengan mengatur format dari penulisannya. Fungsi printf() tidak hanya menulis pesan dalam 1 baris saja tetapi bisa lebih.
Untuk berpindah baris maka gunakan perintah \n yang berarti new line (baris baru). Penulisan \n boleh ditempatkan di depan, ditengah atau diakhir.
Untuk menuliskan tanda “ (kutip) maka harus digunakan tanda \”.
Keterangan lebih lanjut akan diterangkan dalam bab-bab berikutnya.
*       Tanda ; (semikolon)
Setiap perintah harus diakhiri dengan tanda ;. Hilangnya tanda ; akan menyebabkan kesalahan kompile.
*       getch()
getch() adalah suatu fungsi yang berfungsi untuk pembacaan data sebuah karakter, sehingga program akan terdiam sampai pengguna menekan suatu tombol. Fungsi ini berada dalam file header conio.h sehingga perintah #include “conio.h” harus dituliskan. Kalau perintah getch() tidak ditulis, maka program akan dikerjakan dengan cepat dan eksekusi tidak dapat terlihat.
*       return
return adalah perintah yang memberikan nilai kepada fungsinya. Setiap fungsi harus mempunyai nilai kembaliannya (return value).



 

Keyword :
Dasar pemrograman C, Pemrograman C, Tutorial Pemrograman C, Belajar Pemrograman C, Belajar dasar pemrograman C, dasar-dasar pemrograman C, Pemrograman C, Tutorial Pemrograman C, Belajar Pemrograman C dari dasar.

0 komentar :

Posting Komentar